SHARE

Digitalisasi

CARAPANDANG.COM - Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Fiki Satari mengatakan strategi pemasaran digital (digital marketing) memiliki sejumlah manfaat dan keuntungan apabila diadopsi untuk membantu UMKM bertumbuh.

Manfaat tersebut di antaranya adalah jangkauan konsumen lebih spesifik dan luas, menekan biaya operasional, dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, serta sesuai dengan perkembangan zaman.

Digital marketing ini bisa lebih targeted, kita bisa memilih baik dari segi bisnis profil, target konsumen atau audiens baik dari demografi, etnografi, bahkan psikografi,” kata Fiki dalam diskusi Katadata Forum Virtual Series "Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri Melalui Pemasaran Digital" pada Jumat.

Jika dibandingkan masa sebelum digitalisasi, marketing selalu berkaitan dengan penganggaran biaya seperti membuat event atau memasang iklan di billboard. Namun dengan pemasaran digital, kata Fiki, justru bisa menjadi sumber pendapatan (source of revenue) atau ada konversi secara langsung dan tidak langsung.

Ia menyebutkan saat ini potensi pemasaran digital di Indonesia sangat luar biasa. Merujuk pada data Digital Reports Indonesia Dataportal.com pada 2021, terdapat 170 juta pengguna aktif media sosial atau 61,8 persen dari populasi.

Setiap orang rata-rata menghabiskan waktu 8 jam 52 menit setiap hari untuk menggunakan internet. Sebanyak 96,3 persen orang menggunakan ponsel untuk kebutuhan media sosial dan 78,2 persen menggunakannya untuk berbelanja daring.

Halaman :
Tags
SHARE